Jumat, 18 September 2020

Printer

 Pencetak (EN: printer) adalah peranti yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Pencetak biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu penggetil (picker) sebagai alat mengambil kertas dari baki (tray). Baki ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau tinta bubuk (toner) adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau tinta bubuk yang digunakan untuk menulis/mencetak pada kertas. Perbedaan tinta bubuk dan tinta ialah perbedaan sistem; tinta bubuk atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau sembur tinta tak butuh pemanasan, hanya pembersihan pada hulu pencetak (print-head) tersebut. mencetak di atas kertas, mencetak di kain, kaca, film putih, ebonit, dll. Ada pula kabel lentur untuk pengiriman sinyal dari pengolah pencetak ke tinta atau tinta bubuk. Kabel ini tipis dan lentur, tetapi kuat. Pada bagian belakang pencetak biasanya ada colokan sejajar atau USB untuk penghubung ke komputer.

Pencetak sembur tinta (inkjet) merek Epson

Pencetak modem merupakan alat canggih. Perkakasan elektronik yang terdapat dalam sebuah pencetak sama dengan perkakasan elektronik yang terdapat dalam komputer itu sendiri. Pencetak mempunyai enam jenis yaitu jenis Dot-Matrix, jenis Daisy Wheel, jenis Ink-Jet / jenis Bubble Jet, jenis Chain, jenis Drum dan jenis Laser.

Pencetak saat ini sangat banyak macamnya dari kombinasi mesin pencetak multifungsi dengan memiliki fitur yang lengkap dari berbagai aspek diluar fungsi utamanya sebagai alat pencetak, pencetak multifungsi ini memiliki tambahan berupa scanner dan juga penyalinan yang memang disediakan untuk tambahan fitur printer, selain itu ada juga pencetakan jenis baru yang dapat membuat membuat cetakan dengan bentuk 3Dimensi yang terlihat lebih nyata dan berbentuk, salah satu printer terbaru saat ini selalu memberikan fasilitas lebih untuk semakin mempermudah para pengguna, baik itu digunakan perorangan di rumah, atau kelompok seperti di kantor

Sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pencetak#:~:text=Pencetak%20(EN%3A%20printer)%20adalah,%2Fgrafik%2C%20di%20atas%20kertas.&text=Tinta%20atau%20tinta%20bubuk%20(toner,untuk%20menulis%2Fmencetak%20pada%20kertas.

Sejarah penemuan printer diawali dari terobosan besar yang datang sekitar tahun 1440 oleh Johannes Gutenberg. Gutenberg adalah seorang pengusaha dari Mainz, Jerman. Gutenberg menciptakan sebuah metode pengecoran potongan-potongan huruf di atas campuran logam yang terbuat dari timah. Potongan-potongan ini dapat ditekankan ke atas halaman berteks untuk percetakan. Metode penemuan pencetakan oleh Gutenberg secara keseluruhan bergantung kepada beberapa elemennya di atas penggabungan beberapa teknologi dari Asia Timur seperti kertas, pencetakan dari balok kayu dan mungkin pencetakan yang dapat dipindahkan, ciptaan Bi Shen, ditambah dengan permintaan yang meningkat dari masyarakat Eropa untuk pengurangan harga buku-buku yang terbuat dari kertas. Metode pengetikan ini bertahan selama sekitar 500 tahun.

 

Sejarah Printer dan Jenis-Jenisnya

Gambar Johannes Gutenberg

Sejarah Printer dan Jenis-Jenisnya  Sejarah Printer dan Jenis-Jenisnya

Berikut ilustrasi mesin cetak pertama yang ditemukan oleh Johannes Gutenberg:

Sumber:https://pemasangan.com/sejarah-printer-dan-jenis-jenisnya/#:~:text=Sejarah%20penemuan%20printer%20diawali%20dari,logam%20yang%20terbuat%20dari%20timah.


Monitor

 Monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi inilah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).

Sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Monitor_komputer

CARA KERJA MONITOR
CRT
Prinsip kerja monitor CRT (Cathode Ray Tube) adalah elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya. Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.

Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer.

Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.

Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpendar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur. Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya kita dapat nonton objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atawa monitor.
LCD
Cara Kerjanya adalah sebagai berikkut. Pada sebuah panel LCD berwarna, setiap pixel terdiri atas tiga buah cell kristal cair. Setiap ketiga cell tersebut memiliki filter merah, hijau, atau biru (Red-Green-Blue/RGB). Sinar yang melewati cell yang terfilter tersebut akan menciptakan warna yang Anda lihat pada LCD. Kadang-kadang sistem yang mengirimkan arus listrik pada satu cell atau lebih tidak berjalan dengan baik. Kejadian tersebut menimbulkan adanya pixel yang gelap dan “rusak” yang sering disebut sebagai dead pixel.

Hampir semua LCD berwarna modern menggunakan sebuah transistor film yang tipis (Thin-Film Transistor/TFT), yang dikenal sebagai active matrix, untuk menghidupkan setiap cell. LCD TFT menciptakan citra yang lebih jelas, jernih dan terang. Teknologi LCD terdahulu sangat lambat, kurang efisien, dan kontrasnya sangat rendah. Teknologi matriks terdahulu, passive-matrix, mampu menampilkan teks yang jelas tetapi meninggalkan bayangan jika tampilan berubah dalam waktu cepat, sehingga tidak optimal untuk video.


PLASMA
Teknologi ini menggunakan gas neon/xenon yang diapit dua lapisan pelat kaca. Kejutan listrik dimasukkan ke lapisan gas, yang langsung memberi reaksi berupa penciptaan elemen gambar (disebut sebagai pixel). Proses penciptaan gambar dilakukan langsung, tanpa diurai memakai proses lain seperti CRT atau RPTV. Tentu ini membuat kualitas gambar juga jadi lebih bagus.

Komponen penghasil gambarnya adalah DLP. DLP inilah yang menangkap sinyal atau input berupa gambar/image dasar, berupa warna merah (red), abu-abu (grey) dan hitam (black). Warna RGB kemudian dipisahkan oleh roda warna, dan kemudian dipantulkan oleh gas phospor. Yang mempertemukan tiga warna (RGB) adalah mata kita. Pada plasma televisi, gas phospor akan mengeluarkan sinar ultraviolet bilamana dipanaskan oleh sinyal listrik. Sinar ultraviolet itulah yang kemudian menampilkan gambar di layar.
Touchscreen
Secara sederhana, cara kerja sebuah layar sentuh adalah menerjemahkan sentuhan yang diterima pada permukaan layar menjadi posisi koordinat pada layar, kemudian mengeksekusi perintah tertentu yang sesuai dengan gambar yang disentuh pada layar. Sebenarnya bukan gambar tersebut yang memicu eksekusi perintah, tetapi koordinat dari sentuhanlah yang memicu eksekusi perintah. Jadi kira-kira logikanya seperti ini : "Jika koordinat = (x,y) maka kerjakan perintah X".
OLED

LED iti sendiri menggunakan cahaya pancaran diode (Light Emitting Diode) sebagai sumber cahaya televisi. LED menggunakan diode untuk membuat banyak vibrant dan image yang berwarna-warni. Warna hitam akan menajdi benar-benar hitam, bukan hitam abu-abu, dan warna LED lebih realistic dibandingkan monitor LCD. Monitor LED memiliki kontras rasio 500,000:1, juga refresh rate yang tinggi.

Sumber: http://purdianp.blogspot.com/2012/10/cara-kerja-monitor.html

Keyboard

 

Pengertian keyboard


Pengertian keyboard

KEYBOARD

Pengertian keyboard

Keyboard adalah sebuah perangkat keras (hardware) pada komputer yang berfungsi sebagai alat untuk input data yang berupa huruf, angka dan simbol. Atau definisi keyboard yaitu suatu perangkat keras pada komputer yang berbentuk papan dan memiliki berbagai macam tombol yang dimana tombol tersebut fungsinya berbeda tergantung pada penekanannya yang bisa menghasilkan proses yang sesuai dengan keinginan penggunanya. Selain sebagai alat untuk men-inputkan data keyboard juga memiliki berbagai macam fungsi tombol dengan kombinasi yang khusus. Umumnya port keyboard pada komputer ada 2 macam diantaranya PS2 dan USB akan tetapi seiring berkembangnya teknologi, sekarang keyboard sudah ada yang memakai wireless atau tanpa menggunakan kabel.

Sumber:https://eventkampus.com/blog/detail/1404/pengertian-keyboard

Sejarah Keyboard dan perkembangannya

Sejarah Keyboard: Dahulu orang banyak yang menggunakan mesin ketik baik yang biasa maupun mesin ketik listrik. Nah, keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau tampilannya. Bila kita menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat menghapus atau membatalkan apa-apa saja yang sudah ketikkan dan setiap satu huruf atau simbol kita ketikkan maka hasilnya langsung kita lihat pada kertas. Tidak demikian dengan keyboard. Apa yang kita ketikkan hasil atau keluarannya dapat kita lihat di layar monitor terlebih dahulu, kemudian kita dapat memodifikasi atau melakukan perubahan-perubahan bentuk tulisan, kesalahan ketikan dan yang lainnya. Seperti juga “mouse”,keyboard dihubungkan ke komputer dengan sebuah kabel yang terdapat padakeyboard. Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer.

Keyboard adalah Alat input yang digunakan untuk mengetik informasi ke dalam komputer dan menjalankan berbagai intruksi atau perintah ke dalam komputer. Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington.

Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output.

Bila mendengar kata “keyboard” maka pikiran kita tidak lepas dari adanya sebuah komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan tombol jari atau papan tombol.

Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf A – Z, a – z, angka 0 - 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ - + = < > / , . ? : ; “ ‘ \ | serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tombol. Sedangkan pada Mesin ketik jumlah tombolnya adalah 52 tombol. Bentukkeyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif. Keyboard yang paling terkenal adalah keyboard QWERTY yang memiliki 101 buah key (tombol). Kebanyakan keyboard memiliki key yang disusun ke dalam bagian sebagai berikut :
A. Alphanumeric Key
B. Numerik Keypad
C. Function Key
D. Modifier Key
E. Cursor Movement Key.
Selain itu, dalam menggunakan aplikasi Ms. Office (khususnya MS. Word) ada beberapa tombol Keyboard yang mempunyai fungsi apabila dikombinasikan atau digabungkan dengan tombol lainnya, contoh seperti di bawah ini :
Ctrl + A = Select All
Ctrl + B = Bold
Ctrl + C = Copy
Ctrl + D = Font
Ctrl + E = Center Alignment
Ctrl + F = Find
Ctrl + G = Go To
Ctrl + H = Replace
Ctrl + I = Italic
Ctrl + J = Justify Alignment
Ctrl + K = Insert Hyperlink
Ctrl + L = Left Alignment
Ctrl + M = Hanging Indent
Ctrl + N = NewCtrl + O = OpenCtrl + P = PrintCtrl + Q = Normal StyleCtrl + R = Right AlignmentCtrl + S = Save / Save AsCtrl + T = Left IndentCtrl + U = UnderlineCtrl + V = PasteCtrl + W = CloseCtrl + X = CutCtrl + Y = RedoCtrl + Z = UndoCtrl + 1 = Single SpacingCtrl + 2 = Double Spacing
Ctrl + 5 = 1,5 lines
Ctrl + Esc = Start Menu

Secara fisik, keyboard terbagi atas 4 bagian, yaitu:
1. Keyboard Serial
Menggunakan DIN 5 male dan biasanya digunakan pada komputer tipe AT.
Keyboard Serial
2. Keyboard PS/2
Biasanya digunakan pada komputer ATX dan saat ini yang paling banyak dipergunakan. Pemasangan keyboard tipe ini harus dilaksanakan dengan cermat, sebab port yang dimiliki sama dengan port untuk mouse.

Keyboard PS/2
Port pada keyboard PS2 dan konektor pada motherboard

3. 
Keyboard Wireless Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan adalah infra redwifi atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau serial pada CPU.
Keyboard dan Mouse Wireless
4. Keyboard USB
Komputer terbaru saat ini sudah banyak yang mempergunakan jenis konektorUSB yang menjamin transfer data lebih cepat.
Keyboard USB


Berikut jenis-jenis keyboard:

Qwerty
Keyboard Qwerty

Tata letak keyboard QWERTY ini ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada tahun 1878, dan kemudian menjadi standar mesin tik komersial pada tahun 1905. QWERTY diambil dari6 huruf berurutan pada baris kedua dari tombol alfanumerik tersebut. Keyboard QWERTY didesain sedemikian rupa sehingga key yang paling sering ditekan terpisah letaknya sejauh mungkin, sehingga bisa meminimalkan kemacetan pada saat mengetik (pada mesin ketik mekanik). Meskipun tata letak QWERTY sangat luas pemakaiannya, tetapi memiliki beberapa kelemahan dan ketidakefisienan. Misalnya, 48 persen dari gerakan diantara huruf yang berurutan harus dilakukan dengan sebuah tangan. Hanya 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row (baris awal dari posisi jari pada keyboard). Beban tangan kiri lebih besar dari tangan kanan (56 persen). Contoh paling nyata dari ketidakefisienan tata letak QWERTY adalah pengetikan huruf ‘a’ yang cukup sering dipakai, tetapi harus dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah.

Dvorak


Keyboard DVORAK (1932), dimana susunan hurufnya disusun sedemikian rupa sehingga tangan kanan dibebani lebih banyak pekerjaan dibanding dengan tangan kiri. Selain itu, tata letak Dvorak dirancang agar 70 persen dari ketukan jatuh pada home row, sehingga bisa mengurangi kelelahan karena pengetikan (lebih ergonomik). Sejumlah percobaan menunjukkan bahwa tata letak Dvorak lebih efisien 10-15 persen dibanding dengan tata letak 


Terimakasih sudah membaca artikel Sejarah Keyboard dan perkembangannya, semoga bermanfaat :)

Sumber:http://kamusinformasiteknologi.blogspot.com/2014/01/sejarah-keyboard-dan-perkembangannya.html#:~:text=Sejarah%20Keyboard%3A%20Dahulu%20orang%20banyak,biasa%20maupun%20mesin%20ketik%20listrik.&text=Penciptaan%20keyboard%20komputer%20diilhami%20oleh,tahun%201877%20oleh%20Perusahaan%20Remington.

Mouse

 

pengertian mouse komputer

Mouse komputer merupakan perangkat keras yang termasuk dalam golongan perangkat input (masukan). Fungsi mouse komputer adalah mengatur pergerakan kursor secara cepat, selain itu juga untuk memberikan suatu perintah dengan hanya menekan tombol pada mouse komputer. Di dalam perangkat mouse ini, terdapat sebuah bola kecil yang akan menangkap pergerakan mouse dan mentransfer sinyal listrik ke perangkat pemroses (CPU). Dengan demikian, mouse komputer dapat secara cepat melakukan kinerjanya sebagai perangkat masukan.

Sumber:http://blog.unnes.ac.id/widiyanti/2016/02/09/pengertian-mouse-komputer-dan-fungsinya/#:~:text=Mouse%20komputer%20merupakan%20perangkat%20keras,menekan%20tombol%20pada%20mouse%20komputer.

Mouse atau tetikus merupakan perangkat wajib dalam mempermudah saat melakukan aktifitas komputasi. Tapi pernahkah kalian penasaran seperti apa bentuk mouse pertama, atau bagaimana mouse berevolusi selama bertahun-tahun.

Sebenarnya banyak perkembangan serta inovasi pada perangkat mouse atau tetikus di era tahun 1980 hingga 2000-an. Untuk lebih lengkapnya, berikut akan kami tampilkan sejarah singkat perkembangan mouse dari tahun ke tahun.

1963

Pertama kali diperkenalkan ke publik, saat itu fisik mouse masih jauh berbeda dengan mouse yang saat ini kita kenal. Mouse pertama dibuat menggunakan bahan dari balok kayu dan menggunakan dua gerigi roda dari logam yang posisinya tegak lurus satu sama lain, serta sebuah tombol berupa sebuah lampu berwarna merah di sisinya.

1972
Mouse dioperasikan dengan menghubungkan ke komputer dan ditampilkan di layar merupakan ide dari Bill English, seorang kolega Douglas Engelbart. English yang bekerja untuk Xerox, beserta tim risetnya mendisain ulang mouse karya Engelbart dan menambahkan beberapa fitur baru. Yang paling menonjol yaitu mengganti sistem dua gerigi roda dari logam kecil, dengan sebuah bola yang dapat berputar ke segala arah. Tombolnya pun ditambah menjadi dua. Perubahan lainnya dengan melakukan perbaikan sistem interaksinya dengan komputer.

1981
Xerox mulai memproduksi secara masal mouse yang dijual secara paket dengan produk komputernya yaitu Xerox 8010 Star Information System. Hanya saja saat itu komputer besutan Xerox tersebut dijual dengan harga tinggi sekitar US$20.000 yang membuatnya kurang diminati.

1981
Berdirinya perusahaan Logitech di Swiss yang hingga saat ini menjadi pemain utama dalam menghadirkan perangkat mouse. Model pertamanya, yaitu P4, dirancang oleh Jean-Daniel Nicoud dan dipasarkan pada tahun 1982.

1983

Microsoft menghadirkan mouse pertama buatannya yang dijual dengan harga kisaran US$195. Mouse tersebut menggunakan dua tombol dan membutuhkan kartu ekspansi tambahan untuk menghubungkannya ke komputer. Tidak lama kemudian, mouse tersebut disempurnakan dan menggunakan port serial yang sudah terdapat pada komputer.

1984
Logitech memperkenalkan mouse tanpa kabel yang pertama di dunia. Teknologi yang digunakan masih menggunakan teknologi infra merah dan membutuhkan sebuah alat receiver yang mesti dipasang pada komputer.

1987
IBM memperkenalkan perangkat komputernya yang dilengkapi dengan mouse dan keyboard  menggunakan koneksi PS/2. Sebelumnya mouse menggunakan konektor 5-pin dan 6-pin. Akhirnya koneksi PS/2 menjadi lebih populer dikarenakan mampu menghasilkan koneksi yang lebih baik.

1995
Mouse pertama yang menggunakan scroll wheel dihadirkan oleh Mouse System dengan nama ProAgio. Namun produk ini tidak diketahui perkembangannya. Hingga setahun kemudian, Microsoft menggunakan teknologi ini pada mouse terbarunya.

1998

Apple menghadirkan Apple USB Mouse yang merupakan mouse pertama menggunakan koneksi USB. Hanya saja, fisiknya yang bulat membuatnya tidak nyaman digunakan sehingga produk ini kembali gagal. Namun koneksi USB yang digunakannya mulai banyak diadopsi oleh produsen lain.

1998
Sun Microsystems berhasil menyempurnakan mouse menggunakan sensor laser yang awalnya diperuntukkan bagi komputernya, Sun SPARC Station server dan workstation.

1999
Agilent Technologies mampu mengembangkan sensor optik pertama yang bekerja tanpa menggunakan bantalan khusus. Solusi ini langsung diadopsi oleh beberapa produsen besar seperti Microsoft, Apple, hingga Logitech.

2004

Mouse Logitech MX1000 yang dikembangkan bersama dengan Agilent Technologies, mampu membawa mouse berteknologi laser menjadi perangkat populer yang menggantikan teknologi lampu LED.

2008
Microsoft menciptakan inovasi dengan menghadirkan BlueTrack yang menggunakan elemen dari teknologi laser dan optik. Penggabungan dua teknologi ini memungkinkan mouse bisa digunakan pada berbagai jenis permukaan.

Sumber:https://pemmzchannel.com/2020/01/30/sejarah-singkat-mouse-serta-perkembangannya-dari-waktu-ke-waktu

Cara Kerja Mouse Komputer

Anda harus tahu bahwa pointer (pointer) yang disebut sebagai “mouse” dapat dipindahkan ke mana saja tergantung pada arah pergerakan bola kecil yang terdapat pada mouse. Ketika kami membuka dan menghapus bola kecil yang ada di belakang mouse, 2 pengontrol gerakan ditampilkan di dalamnya. Dua kontrol gerak dapat bergerak dengan bebas dan mengontrol pergerakan penunjuk, satu di arah horisontal (horizontal) dan yang lainnya di arah vertikal (atas dan ke bawah).

Jika Anda hanya menggerakkan pengontrol horizontal, pointer hanya bergerak secara horizontal di layar komputer. Sebaliknya, ketika pointer vertikal dipindahkan, pointer (pointer) hanya bergerak secara vertikal pada layar monitor.

Jika kita memindahkan keduanya, gerakan pointer menjadi diagonal. Sekarang ketika bola kecil diganti, bola menyentuh dan menggerakkan dua kontrol gerakan ke arah mouse yang kita bergerak.

Kebanyakan tikus memiliki tiga tombol, tetapi umumnya hanya dua tombol yang berfungsi, paling kiri dan paling kanan. Efek penekanan tombol, yang disebut sebagai “mengklik”, tergantung pada objek (area) yang kita tunjuk. Komputer mengabaikan penekanan tombol (klik) jika itu bukan area atau objek yang tidak penting.

Kemudian kita juga tahu istilah “seret” ketika menggunakan mouse, yang berarti “bergerak” atau “seret”. Jika kita menekan tombol paling kiri tanpa melepaskannya dan saat kita geser, salah satu hasilnya adalah objek dipindahkan atau dipindahkan (disalin) ke objek lain dan ada opsi lain.

Opsi ini tergantung pada jenis program aplikasi yang kami jalankan. Mouse terhubung ke komputer yang terhubung ke mouse dengan kabel. Ujung kabel dicolokkan ke konektor pada CPU komputer.

Sumber:https://fungsi.co.id/fungsi-mouse/#:~:text=Cara%20Kerja%20Mouse%20Komputer,-Anda%20harus%20tahu&text=Dua%20kontrol%20gerak%20dapat%20bergerak,secara%20horizontal%20di%20layar%20komputer.